30.5.13

INI APEL, OH BUKAN INI JERUK, BUKAN! ITU EMAS

Kalian pernah membayangkan, jika tiba-tiba bumi ini hanya ditumbuhi satu pohon? Dan pohon-pohon lainya menghilang begitu saja, pasti pohon satu ini menjadi pohon yang sangat dilindungi. Mungkin semua manusia dari seluruh penjuru dunia akan datang untuk melihat satu-satunya pohon yang tersisa ini. Mungkin juga kawasan pohon ini dibuat pagar tembok besar dan tinggi, agar tidak sembarang orang mendekatinya.

            Iya, akhir-akhir ini pikiran saya aneh. Tidak hanya seperti paragraph pertama diatas, saya pernah berpikir : “Bagaimana ya rasanya tiba-tiba saya berada di jaman pra sejarah. Tetapi saya satu-satunya orang yang sudah tahu teknologi, satu-satunya orang yang mempunyai laptop dan modem, satu-satunya orang yang yang memiliki lampu, satu-satunya orang yang bisa main gitar dan satu-satunya orang lainya.”

            Ini khayalan yang sangat bodoh, iya? Mana ada dijaman prasejarah orang sudah naruh satelit untuk sinyal modem saya? Darimana pula saya mendapatkan lampu, bahkan sang penemunya belum lahir, Thomas Alfa Edison. Dan darimana saya memiliki gitar, pencipta alat music ini saja saya tidak tahu.

Tetapi jiki khayalan ini benar-benar terjadi, akan sangat kecenya saya dijaman itu. Semua orang pasti menyebut saya manusia aneh. Dan saya akan mengajarkan mereka bagaimana mengetik menggunakan Microsoft Word haha, pasti mereka bingung, ini huruf apa, ini angka berapa, ini tanda apa kok seperti alat potong daging kami (tanda Tanya)? Saya juga akan menbuatkan akun facebook untuk mereka, jika saya bikin status biar ada yang ngelike dan komen, haha lagi. Terus laptopnya gantian.

Bahkan saya pernah berkhayal, jika orang-orang yang memiliki sifat seperti para sahabat dan memang mencontoh Rasul akan memimpin Indonesia. Betapa bahagianya saya sebagai muslim mempunyai pemimpin seperti itu, karena apa? Pemimpin seperti itulah yang Indonesia butuhkan saat ini. Bukan mereka yang hanya mementingkan partai, bukan mereka yang berkoar-koar “Partai kami partai Islam, anti korupsi, kami bersiah.” Nyatanya para pemimpin mereka juga tak berdaya dihadapan uang, (maaf) dan wanita.

Saya tidak akan membahas tentang partai atau politik, saya pengamat abal-abal mengenai itu.

Tuh, tambah aneh khayalanya.

Saya menulis ini karena tugas kuliah sangat banyak. Salahkan tugas kuliah, jangan saya.


@fachriley

#memutar cold play - paradise

12.5.13

Kupu-kupu Cinta



Aku rasa aku mulai mengaguminya
Perempuan yang diam-diam membuat hatiku berembun dengan tulisanya
Aku rasa aku mulai mengaguminya
Perempuan yang lantanng mengatakan tidak suka cinta pada pandangan pertama

Satu kupu-kupu merah menyala kusuruh menemuinya
Sayapnya membawa salam, hatinya ingin berkenalan
Satu kupu-kupu kuning matahari kusuruh mengiringi
Menjaga perapian dalam jiwa yang sudah tenang

Apakah dia tau kupu-kupu itu dariku
Apakah dia menerima salam itu
Atau jangan-jangan, kupu-kupuku terbang ke lain sarang
Atau jangan-jangan, kupu-kupuku tak pernah pulanag

“Tenang, kupu-kupumu kujaga disetiap hariku
Merka merekah membuat rindu ini membuncah
Tenang, kupu-kupumu beranak pinak
Siap menarik kereta untuk kita kelak”

11.5.13

SENJA


Senja telah mati
ketika kamu memilih patah sebagai akhir

Senja telah mati
ketika biji-biji itu mulai berkecambah

Matahari tetap bersinar, walau senja
Burung-burung tak mau pulang, walau senja
Bunga-bunga tetap mekar, walau senja

Aku menjadi lemah
Karena senja telah mati


10.5.13

Aku Disini

Kamu dimana ?
Aku disini
Aku di ranting pohon bersama rombongan semut lainya


Kamu dimana ?
Aku disini
Aku di jendela bersama rintik-rintik hujan lainya


Kamu dimana ?
Aku disini
Aku disisihmu, kamu terlalu jauh melihat
Aku disini


Kenapa kamu tidak terlihat ?
Iya, karena kamu hanya melihat dengan mata, bukan dengan hati

dancingintherain-tere.blogspot.com

Untuk Adik Perempuanku

Hai.. Apa kabarmu? 19 tahun, ya? Dulu, duluuu sekali saat aku seusiamu, aku adalah seorang laki-laki, sekarang juga masih, dan akan ...